Innisfree Black Green Tea Cream Review

Musim panas telah tibaaa! Saatnya liburan dan persiapkan diri supaya kulit tetap cerah bersinar. Padahal liburan masih sekedar wacana. Hihi. It's okay lah, yang terpenting siap-siap dulu nih untuk selalu sedia moisturizer di ransel kita. Moisturizer (pelembab) ini penting banget untuk menjaga agar kulit terhindar dari dehidrasi, serta menjaga moisture barrier pada kulit agar tidak rusak.

Udah beberapa bulan ini aku pake pelembab dari brand lokal yaitu Chlodio Moisturizer Lotion. Teksturnya yang ringan dan mudah diserap bikin aku ngrasa nyaman sama produk lokal ini. Tapi, karena si chlodio ini udah mau abis, aku pengen coba pake pelembab lain, wanita mah gitu lah yaa. hihi. Apalagi di beberapa marketplace online selalu seliweran produk pelembab yang serba baru dan menggoda iman. Akhirnya aku pun tergoda sama pelembabnya innisfree, dan ini salah satu series untuk antiaging. Sebenernya ini produk udah lama ada di pasaran, tapi beberapa waktu ini muncul kemasan yang lebih travel friendly, dan jadi banyak yang lirik lagi dong.

Baiklah, don't go anywhere, simak reviewnya dibawah ini...

innisfree-black-green-tea-cream-30ml


Brand and Series
Innisfree Black Green Tea Cream

Description
Innisfree ini emang brand yang ramah lingkungan dan claimsnya adalah natural. Coba baca deskripsi lengkap si black green tea cream dibawah ini 
1. Mengandung teh hijau hitam, teh hijau setelah fermentasi yang disebut 'teh hijau label hitam'
Mengandung 55.4% teh hijau hitam yang dibuat dengan 2 kali 100 hari fermentasi daun teh hijau Jeju yang ditanam segar tanpa pestisida. 
2. Memberikan kelembapan tinggi dari teh hijau hitam
Menjaga kulit tetap lembap dalam waktu yang lama dengan memberikan nutrisi dan kelembapan ke kulit. 
3. Merawat dan mencerahkan kulit dengan anti oksidan dari teh hijau hitam
Mencerahkan kulit dengan memberikan nutrisi dan kelembapan dari anti oksidan di teh hijau hitam yang difermentasi.

Skin concern : antiaging

Komposisi 
Camellia Sinensis Leaf Extract, Propanediol, Glycerin, Squalane, Caprylic/Capric Triglyceride, Behenyl Alcohol, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Polyglyceryl-10 Stearate, Dimethicone, Hydroxyethyl Acrylate/ Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Glyceryl Stearate, Camellia Japonica Leaf Extract, Opuntia Coccinellifera Fruit Extract, Orchid Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Bacillus Ferment, Adenosine, Agar, Caprylyc/ Capric/ Myristic/ Stearic Triglyceride, Polivynyl Alcohol, Polysorbate 60, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Fragrance
(source : innisfree.com)

Packaging

Kita sudah tahu dong, hampir semua produk innisfree ini punya tampilan yang simple tapi tetap keliatan mewah (iya lahh, secara harga produk innisfree ini emang mehong). Mereka kadang kasih tema warna tersendiri untuk setiap line produknya, mungkin ini biar efektif buat membedakan setiap jenis produknya. Selain itu, container (wadah) yang digunakan mengusung konsep eco friendly (ramah lingkungan), jadi bahan tube yang digunakan ini dibuat dari bahan recycle sehingga gak memberatkan lingkungan. Nice!

innisfree-black-green-tea-cream-30ml

Meskipun waktu pertama beli gak ada plastik/box luarnya, tapi dibawah tutup masih tersegel aluminium.


Nah pelembab ini temanya coklat gitu, tubenya di dominasi warna coklat tua. Gak ada aksen aneh-aneh, pokoknya simple tapi gak keliatan norak. Untuk yang aku pake ini kemasan travel size, isinya 30 ml dalam kemasan tube. Aku pribadi lebih seneng kemasan yang semacam ini daripada yang jar, soalnya lebih higienis, gak perlu colek-colek. Produknya pun jadi lebih aman karena gak terpapar udara luar. Tutupnya fliptop yang cukup kenceng, anti tumpah tumpah club gaeees.

PAO Produk
Kalo kalian punya produk-produk dari Korea, mereka umumnya udah punya PAO (Period After Opened) alias masa ketahanan produk setelah kemasan terbuka. Jadi setelah produk terbuka, ada semacam waktu kadaluarsa tersendiri. Misalnya si Innisfree black green tea cream ini, di kanan bawah ada keterangan 12M (dibaca 12 Months). Artinya, produk sebaiknya jangan dipakai setelah 12bulan (setelah kemasan pertama kali dibuka). 
Ini penting, karena produk bisa mengalami oksidasi ataupun perubahan kimia setelah terpapar udara luar. So, jangan lupa untuk nulis tanggal produk pertama kali dibuka. Catet yaaa!!



Texture and Scent

Ngomongin soal tekstur, si black green tea cream ini punya konsistensi yang cukup pekat alias thick. Warnanya putih kecoklatan, kalo di aplikasikan ke kulit akan berasa banget pake cream. Seperti ada layer yang bikin muka kita keliatan lembab. Kalo kurang nyaman dengan teksturnya, bisa diakalin pakenya dikit aja, aku biasanya sebiji jagung untuk satu muka.
Untuk wanginya, ada wangi-wangi yang susah dijelaskan. Kalo bisa dibilang, hampir mirip baunya the green tea seed serum, ada seger-segernya, ada wangi bunganya, tapi samar-samar, enggak overpower.


Cara Pakai

1. Bersihkan wajah
2. Gunakan toner
3. Ambil cream secukupnya dan aplikasikan dengan lembut ke seluruh wajah
4. Gunakan pagi dan malam hari

Kalo kamu penganut layering skincare, silakan pakai cream ini di urutan terakhir skincare routine kamu. Tapi kalo mau langsung pake cream ini pun juga gak masalah. Aku sendiri pake dengan urutan seperti ini:

1. Bersihkan muka dulu pake face wash (Nivea sparkling white facial foam)
3. Essence (Cosrx galactomyces 95 tone balancing essence)
5. Moisturizer (innisfree black greentea cream)

Pokoknya senyaman kita aja yaa, ga perlu persis seperti itu. Tapi prinsipku pake sesuai konsistensinya, yang lebih ringan/cair dipakai terlebih dahulu.


My impression

Baru kali ini aku pake produk yang ditujukan untuk antiaging (penuaan). Aku sebenernya udah tau diri lah yaa, usia udah diatas 25, setiap hari keluar rumah, kena polusi, panas matahari, bla bla bla bla. Kalo pas ngaca kadang jadi sedih, ternyata kulit udah gak sebagus dulu. Mulai gampang kusam, gampang komedoan, banyak noda hitam, cepet kering, bahkan dibawah mata udah muncul garis-garis halus. Lelah kulit hayati...

Setelah mikir-mikir, akhirnya memutuskan untuk pake moisturizer yang teksturnya benar-benar cream. Dan yang aku pengen banget pake adalah innisfree black green-tea cream ini. Segera cari di shopee, dapet yang harga Rp45000 (30 ml), cukup terjangkau yaa. Buat yang nanya aku beli di toko apa, aku mah random aja, pokoknya aku suka yang reviewnya banyak dan harganya lebih murah dibanding yang lainnya. 

Setelah barang sampai dirumah, aku mulai pake pelan-pelan, selang-seling sama pelembab sebelumnya. Semacam warming up dulu lah yaa, biar kulitku enggak kaget dan bisa adaptasi dengan pergantian produk. Untuk cream semacam ini, sejujurnya aku kurang suka teksturnya. Gimana yaa, sebenernya mudah di blend (diratakan), tapi after effect-nya itu bikin kulit berasa lengket, dan lengket terus seharian. Pokoknya gak bisa diserap sempurna, dia stay di atas kulit terus, padahal kulitku tipenya kering banget. Kadang jadi gak nyaman juga sih, soalnya gak terbiasa pake cream yang agak berat semacam ini. Tapi tetep aku lanjutin, demi kulit yang sehat dan bebas kusam dong gaess.




Sekarang udah sekitar sebulan aku selang-seling pake innisfree sama pelembab lain, alhamdulillah gapapa, kulit baik-baik aja. Tapi gini, kadang muncul 1-2 jerawat yang ada isinya itu loh. Isinya cairan putih gitu, aku kurang tau ini jerawat apa. Mungkinkah ini tanda tidak cocok? oh jangan-jangan cream ini comedogenic? atau memang karena aku lagi stress dan buanyak pikiran jadi jerawatan? Ah entahlah, hanya Allah yang tau. Hihihi. Jerawat 1-2 mah gak begitu mengganggu, akunya juga gak ribet sih soal jerawat, lama-lama juga ilang sendiri kan.

Sejauh ini pake, efek yang bisa dirasakan yang pasti dia melembabkan. Kalo kulit udah lembab, pastinya produksi minyak pun jadi lebih minimal. Meskipun cream ini bikin kulit berasa lengket, tapi pas dipake dari pagi sampe sore pun gak bikin muka minyakan. Memang minyak kan diproduksi ketika kulit kurang kelembaban, fungsi minyak di wajah salah satunya untuk menjaga kelembaban kulit. Nah kalo kulit udah lembab, otomatis produksi minyak di wajah pun jadi lebih terkendali. 

Gimana dengan brightening effectnya?
Dimanapun pasti banyak yang berharap kalo ada skincare yang bisa mencerahkan kulit. Dan pastinya banyak yang tertarik juga kan kalo ada produk yang bisa mencerahkan wajah? 

Begini, sebaiknya kita ini realistis dan jangan terlalu berharap lebih, apalagi ini soal produk perawatan wajah, yang mana efeknya bisa berbeda disetiap pemakainya. Aku udah berkali-kali share juga kayanya yah, bahwa kulit wajah itu maksimal bisa cerah sesuai dengan warna kulit bagian tubuh yang warnanya paling cerah (misal: lengan bagian dalam, paha, perut). jadi kalo warna kulit muka kita bisa putih/cerah melebihi bagian-bagian tubuh tersebut (belang), itu artinya ada gak yang beres, pasti ada proses pengelupasan kulit yang berlebihan, atau apalah apalah yang intinya sebuah proses yang dipaksakan. 

So far, black green tea cream ini juga gak memberikan hasil kulit putih atau lebih cerah. Mungkin karena pakenya masih kurang telaten juga yaa. Dari awal pake sampai sebulan ini tone warna kulitku masih sama. 

Bikin breakout atau purging enggak sih?
Ngomongin soal breakout, ini bisa terjadi kalo kita gak cocok sama suatu produk. Umumnya ada komposisi yang gak bisa diterima kulit dan reaksinya bisa iritasi, muncul jerawat, dan reaksi tersebut muncul terus-menerus selama pemakaian produk. Breakout bisa mulai nampak di minggu pertama pemakaian, tergantung kondisi masing-masing kulit. 
Aku pribadi jarang banget mengalami breakout, termasuk pemakaian cream ini sama sekali gak bikin breakout di kulitku. Sempat muncul jerawat 1-2 di minggu awal pemakaian, but it's okay sekarang udah ilang tinggal bekasnya. Dasarnya kulitku emang kulit badak, jadi ya cocok-cocok aja pake macem-macem produk.

Well, aku bakal tetep lanjutin pake cream ini karena bisa banget melembabkan kulit. Untuk claimsnya terkait antiaging, karena baru pake sebulan jadi belum keliatan efeknya. Kerutan dibawah mata masih keliatan dan belum ada perubahan yang berarrti. Hehe. Semoga dengan rutin pake, efeknya bisa semakin nampak yahh. 

Heuu, lumayan panjang ya ceritaku kali ini? Sekian dulu aja ya, kalo ada yang mau ditanyain dan mau sharing, silakan tulis di kolom komentar ya. Terima kasih :)
Innisfree Black Green Tea Cream Review Innisfree Black Green Tea Cream Review Reviewed by Dini Nh on June 21, 2019 Rating: 5

3 comments:

  1. Wah kalo kulitnya acne-prone jadi takut cobain produk ini deh :(

    ReplyDelete

Powered by Blogger.