Natural Pacific Fresh Herb Origin Serum 'The Damn Serum' Review

Hai. Seminggu yang lalu aku upload video singkat tentang produk Natural Pacific Fresh Herb Origin Serum atau yang lebih dikenal dengan "The damn serum". Aku janji bikin review kalau udah mencapai 10k views. Antara percaya dan gak percaya, tapi akhirnya aku buat juga review ini. Thanks a lot guys 😀

Anyway, serum ini sangat hype karena sebutannya yang khas, yaitu 'the damn serum' atau 'screaming serum'. Kok bisa serem gitu sih sebutannya? Simak terus, nanti akan aku ulas secara lengkap.

Semakin menggoda, karena serum ini konon digunakan oleh aktris hits korea yaitu Jun Ji Hyun.
Jun Ji Hyun pakai serum ini? Aku gak tau pastinya, tapi klaimsnya begitu. Serum ini jadi skincare rahasia Jun Ji Hyun biar mukanya selalu flawless dan spotless.



Fresh Herb Origin Serum


Brand & Series : Natural Pacific  Fresh Herb Origin Serum

Price : around Rp 150.000 - Rp 200.000 (50 ml)

Where to buy? 
Sementara cuma bisa dibeli online, karena belum ada counter resminya di Indo.
Claims
1. Strengthening of skin organization
What it does : relaxtion effects of oxidation
2. Improves skin health and minimizes pore
Enhances dermal elasticity & helps antioxidative activity

Function

1. Anti-wrinkle
2. Control pore
3. Bouncing
4. Brightening
5. Smoothing
6. Balance
7. Skin Trouble


Fresh Herb Origin Serum


Ingredients

Aloe Barbadensis Leaf Water, Aspalathus Linearis Extract, Glycerin, Helianthus Annuus (sunflower) Seed Oil, Hydrogenated Palm Oil, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Punica Granatum Fruit Extract, Ficus Carica (Fig) Fruit Extract, Morus Alba Fruit Extract, Ginkgo Biloba Nut Extract, Hippophae Rhamnoides Oil, Argania Spinosa Kernel Oil, Camellia Sinensis Leaf Extract, Vitis Vinifera (Grape) Fruit Extract, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Extract, Pyrus Malus (Apple) Fruit Extract, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Citrus Aurantifolia Fruit Extract, Citric Acid, Aminobutyric acid, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Pulsatilla Koreana Extract, Usnea Barbata (Lichen) Extract, Sodium Chloride, Tocopheryl Acetate, Adenosine
 




Gila yaa komposisinya? Sesuai banget sama claimsnya yaitu Natural Ingredients.
Gak tau lagi sama semua ingredientsnya. Cukup banyak dan semuanya bahan natural berupa ekstrak bunga, daun, dan buah. Di urutan pertama ada aloe vera murni yang menggantikan komponen air. So, gak sia-sia kan beli serum yang lumayan pricey toh isinya bukan cuma air biasa.

Bahan yang bukan berupa ekstrak tumbuhan murni cuma ada 5, yaitu

Glycerin digunakan untuk pelarut dan moisturizer
Citric acid : pH adjuster
Sodium Chloride : viscosity control
Tocopheryl Acetate : moisturizer dan antioxidant 
Adenosine :  anti-aging, anti-wrinkle.



Packaging

To be honest, apa yang membuat aku tertarik beli serum ini yaitu packagingnya yang sangat catchy. Tubenya terbuat dari kaca doff tebal. Warna tubenya juga memang elegant, transparan sedikit blur, jadi warna produk yang kuning-orange bisa terlihat sangat artistik. Desain tulisan beserta keterangannya pun juga simple, tanpa aksen macam-macam, tapi malah terkesan classy dan mevvah.


Fresh Herb Origin Serum

Tutupnya berbentuk pipet kaca yang sekaligus berguna untuk ambil produk. Pipetnya pun sangat nyaman digunakan. Ujungnya karet, dan bisa mengunci produk dengan sempurna. Jadi ketika produk diambil, dia gak menetes kemana-mana. Hope you guys know what i mean.


Fresh Herb Origin Serum

Di tempat masuknya pipet ada semacam gerigi. Kalau pipet masuk, rasanya agak 'seret'. Aku kurang paham fungsinya, mungkin untuk mengunci pipet supaya gak meleset kemana-mana. Tutup ulirnya cukup kencang, membuat produk aman ketika dibawa-bawa dan anti tumpah. Mau di jungkir-jungkir gimanapun, di bolak-balik, produk tetap aman dan gak tercecer kemana-mana.


Untuk PAO (Period After Open) yaitu 12 bulan setelah produk dibuka.

Pertama beli ada box pembungkusnya ya. Nah, di box-nya tertulis keterangan produk yang semuanya ditulis pakai hangeul. Untuk lebih jelas silakan zoom-out gambar dibawah ini.




Scent 

Dari warnanya sih udah mencerminkan scent-nya. Kalau gak bau buah-buahan ya pasti bau herbal. Dan memang bener. Scentnya bahkan udah kecium saat produk masih tertutup. Ada scent citrus (jeruk) yang sama sekali gak mengganggu. Malahan sangat nyaman dan bikin fresh. Meskipun udah dipakai beberapa menit, baunya ini cukup awet, agak lama hilangnya. Tapi gak masalah sih, karena scent seperti ini cenderung calming dan gak bikin pusing.



Texture 

Teksturnya sangat kontras dan memang sedikit 'aneh'. First impression pasti notice banget sama teksturnya. Karena disitu ada 2 cairan yang terpisah, dan sangat tampak dari luar.

Fresh Herb Origin Serum


Jadi, yang bagian atas adalah bagian yang teksturnya seperti minyak, lumayan pekat, warnanya orange tua. Ketika coba diaplikasikan ke kulit pun memang sangat oily, cenderung sulit diserap, dan meninggalkan kesan glossy. Secara dia memang benar-benar minyak yang lumayan kental.

Nah yang dibawah itu teksturnya berupa cairan dan cukup watery. Waktu diaplikasikan ke kulit rasanya lebih ringan, lebih mudah diserap, dan tidak meninggalkan kesan mengkilap di wajah.



Kenapa disebut The Damn Serum?

Sempat bertanya-tanya juga sih kenapa julukan serum ini terkesan ngeri. The damn serum? Kenapa enggak the goodness serum? atau the cooling serum? kan lebih adem tuh.
Tapi ternyata, awal sebutan itu karena efek pemakaian serum ini. Saat pertama kali pakai, serum akan memberikan sensasi tingling, gatal, cekit-cekit, atau kesemutan pada kulit yang rusak. Semakin rusak kulit kita, rasa cekit-cekitnya pun semakin mengganggu. Nah karena rasa cekit-cekit yang mengganggu itu sampai-sampai si pemakai kadang merasa kesakitan, sampai marah-marah, lalu muncul kata-kata kotor, makanya disebut 'damn'.
Tapi no worry sih, seiring pemakaian secara rutin, sensasi tinglingnya akan semakin berkurang, dan itu menandakan kalau kerusakan kulit pun mulai berkurang.



Cara Pakai

1. Bersihkan muka dengan face wash
2. Gunakan toner
3. Kocok serum agar kedua bahan (minyak dan cairan) tercampur.
4. Ambil serum secukupnya, ratakan ke wajah dan leher.
5. Gunakan sehari 2 kali, pagi dan malam hari.

Aku sendiri pakai dengan urutan :
Facewash - toner - essence - fresh herb origin serum - moisturizer/ sunscreen

Urutan pakainya silakan disesuaikan dengan kondisi kulit. Yang terpenting pakai secukupnya, jangan terlalu banyak, agar muka gak terkesan berminyak. Kadang kalau lagi males, setelah cuci muka, aku langsung pakai serum ini. Dan ga ada masalah.




Suitable for...


Recommended for those with the following concerns:
1. Those with enlarged, distended pores
2. Those who suffer from fine wrinkles
3. Those with numerous skin concerns
4. Those whose skin dries out quickly
5. Those with rough skin
(source: stylekorean.com)


Kalau lihat uraian diatas, rasa-rasanya serum ini cocok untuk semua jenis kulit. Tapi aku sempat upload video di youtube, dan disitu banyak komentar dan share. Mostly yang punya kulit berminyak, sensitif, dan acne prone merasa serum ini kurang cocok di kulit mereka. Setelah pemakaian, banyak yang merasa kulitnya panas, beberapa hari pakai jadi merah-merah, dan muncul jerawat.

Memang tidak cocok atau prosesnya seperti itu? Wait, nanti akan aku jelaskan secara lengkap.



First Impression

Dari teksturnya, ketika sudah di kocok dan tercampur rata, terus di aplikasikan ke kulit, rasanya memang agak berminyak. Jadi pakai secukupnya saja, cukup 2-3 tetes sudah bisa diratakan untuk wajah dan leher. Butuh waktu yang lumayan lama (sekitar 15-30 menit) agar serum bisa diserap kulit.

Atau kalau mau lebih nyaman, ambil bagian yang cair lebih banyak (2-3 tetes), dan bagian yang oily sedikit saja (1 tetes). Nanti finishnya muka jadi gak terlalu mengkilap.

Meskipun warna serumnya orange terang, tapi ketika kena kulit ga ada tampilan orange sih. Bener-bener well blended sama warna kulit.


Pertama kali pakai, sempat ragu dan takut rasa cekit-cekitnya. Antara takut tapi penasaran, akhirnya tetap harus coba. Tapi ternyata, di aku efeknya biasa aja. Gak ada efek tingling yang sampai menyakitkan, apalagi sampai marah dan ngumpat. hihi. Memang ada rasa tingling (cekit - cekit) tapi hanya di beberapa bagian wajah, seperti di area bekas jerawat, di kulit-kulit yang tipis (dahi, pipi, bawah mata), dan di kulit yang akan muncul jerawat. Gak sampai 1 menit, nanti ilang kok tinglingnya.

Nah setelah tingling sensationnya ilang, muncul rasa hangat di kulit. Bukan panas, tapi hangat. Lumayan bikin muka jadi gerah. Memang kurang nyaman, tapi mungkin ini pertanda serum sedang bekerja.



Let me share the result

Serum ini sudah aku pakai selama 2 bulan. Pemakaian rutin 1 - 2 kali sehari, pagi dan malam. Dari awal pakai sampai sekarang, kadang masih ada rasa tingling setiap kali pakai, tapi hanya di beberapa area wajah. Apalagi kalau lagi ada jerawat, di bagian yang berjerawat itu kerasa banget cekit-cekitnya. Tapi gapapa kok, lama-lama juga terbiasa.

Masalah kulit kering...
Btw tipe kulitku kan normal cenderung kering. Kalau gak pakai apa-apa, kulit bisa muncul dry patch bahkan sampai ada rasa ketarik. Nah berhubung ini serum memang ada kandungan oil-nya, jadi si oil ini bisa melembabkan, menghidrasi, dan menyamarkan dry patch. Jadi garis-garis halus yang muncul gegara kulit kurang hidrasi, lama-lama semacam terisi, dan kulit jadi serasa kenyal.

Tapi buat yang kulitnya berminyak/ acne prone/ sensitif, lebih baik coba dulu di sebagian area muka, amati hasilnya. Kalau memang gak ada reaksi yang berlebihan, boleh lah dilanjutkan.

Bekas jerawat?
Karena serum ini merupakan antioxidant serum, fungsinya terkait kerusakan kulit pun juga bisa diandalkan. Bekas jerawat memang sangat merusak tekstur kulit. Kulit jadi tidak rata, dan warnanya pun pasti menggelap. Aku coba beranikan diri pakai serum ini waktu jerawatan, dan hasilnya lumayan juga. Ada jerawat yang kebetulan pas merah dan meradang, setelah seminggu pakai langsung mereda, dan ga jadi muncul. Terus bekas jerawat yang warnanya gelap, juga bisa memudar. Tekstur kulit pun juga lebih halus dan rata.


BEFORE


AFTER


Bikin komedoan...?
Nah satu yang jadi catatan nih. Berdasar pengalaman pribadi, kandungan oilnya bikin muka jadi cepet komedoan. Whitehead (komedo berwarna putih yang tampak di permukaan kulit) jadi lebih cepet muncul. Aku kurang paham, ini memang akunya yang males bersihin wajah, atau memang formulanya bikin komedoan? Sementara yang bisa dilakukan yaa harus rutin bersihin muka agar sisa minyak tidak menyumbat pori-pori.

Terkait masalah pori-pori, mukaku kering tapi pori-porinya lumayan besar terutama di daerah pipi. Walaupun claimsnya ada yang 'control pore', tapi pemakaian serum ini sepertinya belum memberikan pengaruh ke pori-pori sih. Sampai sekarang pori masih relatif sama seperti sebelum pakai. Malah beberapa ada yang jadi tampak melebar karena komedo yang nongol.

Yang paling aku suka dari the damn serum
Kalau pakai pagi hari sebelum berangkat kerja, nanti siangnya muka jadi keliatan lembab, berisi, dan serum jadi sangat menyatu dengan kulit. Nah tampilan kulit seperti inilah yang aku suka. Karena aku gak pakai makeup, jadi sangat pede kalau dengan muka polosan pun keliatan sangat fresh dan dewy.

Bikin purging dan breakout gak ya?
Cara kerja serum ini memang sedikit mengarah ke detoks. Setelah pakai serum beberapa hari akan muncul beberapa jerawat atau bruntusan, dan itu adalah proses purging untuk mengeluarkan racun. Silakan lanjutkan kalau memang sudah yakin. Tapi kalau ragu, ya tunggu purging mereda, baru pakai lagi. Proses purging biasanya sampai minggu ke-dua. Setelah purging berakhir, muka akan mulai bersih dan sehat.

Di aku untungnya gak ada purging, toh memang dari dulu ga pernah pakai produk-produk yang 'kurang ramah kulit', jadi proses purging pun hampir tidak nampak.
Breakout juga ga ada sama sekali. Untuk mengetahui breakout atau enggak, amati hasilnya di minggu ke 4 s.d 8. Kalau setelah minggu ke-4 ga ada reaksi macem-macem, berarti cocok di kulit. Aku sendiri sudah 2 bulan (lebih) pakai, dan alhamdulillah gak ada tanda-tanda breakout.

Terus bisa cerahin kulit gak?
Problem kulit gelap memang jadi issue pertama buat wanita. Intinya kulit putih cerah jadi skin concern yang utama. Tapi mari coba luruskan dulu,  kondisi kulit itu sudah faktor bawaan dari lahir. Akan menjadi tidak wajar ketika warna kulit wajah sangat cerah, tapi warna kulit tubuh lebih gelap. Nah, jangan bayangkan ketika pakai suatu produk apalagi dengan claims Natural, kulit wajah bisa tampak cerah apalagi dalam waktu singkat. Meskipun claimsnya begitu, tapi kita sebagai konsumen harus sadar. Bahwa goals kulit yang cerah itu butuh waktu. Dan itupun juga gak mungkin yang sangat contrast. Sekedar tone yang lebih merata saja itu sudah perbaikan yang luar biasa.

Begitupun dengan serum ini, disitu ada claims terkait brightening. For me, aku selalu coba abaikan claims semacam itu. Karena memang goals brightening itu hampir sulit dicapai. Tapi, meskipun ga merasakan efek brightening, setidaknya ini serum bikin warna kulit jadi lebih merata. Seringkali ada sunburn dan kulit jadi gelap, serum ini sangat membantu mengurangi tone kulit yang kurang merata.


Dislike

Satu hal yang disayangkan. Di jam-jam awal pakai serum, gak tau kenapa kulit berasa hangat dan jadi menggelap. Perkiraan sih karena beberapa bahan natural yang dipakai memang masih membawa ciri khas masing-masing. Ada yang (mungkin) bikin kulit terasa panas, ada yang memberikan efek gatal, dll. Tapi itu hanya di jam-jam awal pemakaian, setelah itu kulit kembali normal dan terkesan bouncy.

Tambahan aja, serum ini aman dipakai pagi ataupun siang hari. Secara komposisinya gak ada yang kontradiktif dengan sinar matahari. Penyimpanannya pun juga enggak ribet, cukup ditutup rapat, dan taruh diruangan.

Sekian dulu curhat seputar the damn serum. Btw, kamu udah coba serum ini belum? Sudah ngerasain tinglingnya belum? Share di kolom komentar yaaa...

Thanks for reading my review and see you :)


Kindly check my video on youtube. Thankyouuu.






Natural Pacific Fresh Herb Origin Serum 'The Damn Serum' Review Natural Pacific Fresh Herb Origin Serum 'The Damn Serum' Review Reviewed by Dini Nh on March 15, 2018 Rating: 5

5 comments:

  1. aku uda pake ini hampir 2 minggu. ddari pertama make gak ada efek tingling. sampe 2 minggu ini efek yg aku rasain tone kulit jd lebih cerah, jerawat lumayan cepet kempes. aku makenya pas malem doang sih. sampe skrg belum mutusin bakal repurchase apa ngga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo gak tingling berarti kulit km sehat bgt ituu. kalo cocok repurchase ajaaa. hihi

      Delete
  2. Aku pake ini semingguan tp ga berasa apa2 yg berasa cuman ngurangin minyak diwajah aja sih. Oya aku pake ini pipiku jd gatal trus merah2 apa ini proses detox ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau muka sehat katanya gtu, ga berasa apa2.
      Bisa proses detox, tapi bisa juga ga cocok sama bahannya. Mending lanjut dulu sampai 2 minggu, kalo masih merah2 kemungkinan besar memang ga cocok. Semoga membantu yaa

      Delete
  3. Haii, aku baru pake serum ini udah 5 hari berasa muncul beruntusan gitu tp engga sampe yg jerawatan. Cuma kalo cuci muka tuh berasa mukaku banyak bruntusannya. Aku barengin serum ini sama innisfree yg varian bija. Aku kira mereka ga cocok, tp baca reviewan kamu yg bilang bisa jadi bruntusan ini efek detox dari serum hati jadi rada tenangan. Oiya aku juga pake masker susu kambing bubuk merk r**l sebelum pake serum ini. Ga masalah kan yaa?

    ReplyDelete

Powered by Blogger.