Laneige Water Sleeping Mask Lavender Review

Kalau boleh milih, pengen banget punya kulit yang normal-normal aja, gak banyak blemishes, gak gampang jerawatan, gak sensi-an, dan bisa cocok sama segala macam produk, kalo bisa sih. Karena memang setiap kulit itu sudah bawaan dari lahir. Jadi apapun yang terjadi, setidaknya kita harus paham sama kebutuhan kulit sendiri. Bersyukurlah buat kamu yang kulitnya super normal, gak merepotkan, gak banyak masalah, dan cocok dengan produk apapun. Jenis kulit seperti itu jadi goal setiap wanita. Cukup pakai skincare yang minimalis, tapi tetep kelihatan efeknya. Jadi otomatis produk yang dipakai juga yang simple tapi multifungsi. Seperti produk yang satu ini.

Laneige water sleeping mask memang sukses jadi penyelamat di saat muka lagi rewel dan banyak keluhan. Selain cara pakainya yang gak ribet, sleeping mask ini bagus buat hydrating. Apalagi yang punya muka kering macam mukaku gini. Harus punya produk andalan demi kenyamanan kulit. Sebelumnya aku selalu repurchase tapi yang varian original. Belakangan ini udah lumayan jenuh sama yang original, jadi pengen coba varian lain, yaitu lavender.


Btw aku selalu beli yang sample size. Selain lebih murah, dia juga lebih praktis kalo mau dibawa-bawa. Udah gitu juga aman, gak masalah kalo jatuh, karena jar-nya dari plastik. 

Kali ini aku akan coba ulas sedikit yang varian lavender, kira-kira efeknya beda gak sih sama yang original? yuk cuss simak sampai selesai yaa

Brand & Series
Laneige Water Sleeping Mask Lavender


laneige-water-sleeping-mask-lavender

Price
Sample size : around Rp 25.000 - Rp 50.000 (15 ml)
Full size      : around Rp 300.000 - Rp 450.000 (70 ml)

Suitable for : all skin types

Claims
1. Sleep-tox
Kandungan dari Ekstrak Evening Primrose Root dan Ekstrak Hunza Apricot membantu menyejukkan kulit yang terasa lelah dan menutrisi kulit selama tidur untuk mengoptimalkan kerja teknologi Water Sleeping Mask.

2. Moisture Wrap
Tekstur yang berbahan dasar Hydro Ion Mineral Water dan Sleep-tox sebagai bahan aktif yang membantu lapisan pelembap kulit dapat menyerap ke dalam kulit selama Anda tidur.

3. Sleepscent
Sleepscent yang merupakan aroma yang lembut dan menenangkan berasal dari pencampuran aroma tumbuh-tumbuhan. Sebagai aroma utama Laneige Water Sleeping Mask, memberikan efek yang menyegarkan terhadap kulit yang lelah sebelum tidur.



Functions

1. Membantu menutrisi dan menyehatkan kulit wajah
Teknologi inovasi dari Laneige, Sleep-tox, membantu menutrisi dan mengembalikan kesehatan kulit yang lelah selama Anda tidur.

2. Menutrisi lapisan pelembap di malam hari
Teknologi dari Laneige, Moisture Wrap menjaga kulit yang rentan kering agar tetap lembap selama tidur dan meningkatkan penyerapannya pada kulit.

3. Membantu kulit terasa lembut dan halus
Formula gel yang ringan membantu melembutkan kulit yang terasa kasar, tampak lelah, dan membantu melembutkan tekstur kulit *Uji non-comedogenic dan sensitifitas yang telah dilakukan.

4. Aroma yang menenangkan
Aroma Sleepscent yang dikembangkan secara eksklusif untuk Laneige Water Sleeping Mask memberikan efek yang menenangkan.


Packaging

Karena ini sample size, jadi packagingnya juga sangat minimalis. Jar plastik kecil, dengan tutup ulir, tanpa segel, tanpa aplikator. Tapi yaudah sih, percaya aja sama sellernya.


laneige-water-sleeping-mask-lavender


Scent, Texture, Color

Dulu aku sempat bahas soal essential oil, dan ada lavender salah satunya. Nah pertama kali nyium bau si laneige ini, langsung keinget sama lavender essential oil. Bener-bener sama banget. Wanginya juga samar-samar, bikin pikiran berasa tenang, dan sangat nyaman buat yang kurang suka wewangian.

Teksturnya masih sama kaya yang original. Semacam cream tapi ringan, gak berat, dan mudah diratakan. Kalau yang mukanya super kering, tekstur semacam ini jadi sangat menguntungkan. Semacam pakai gel, gampang diratakan, cepet meresap, tapi juga melembabkan. Bingung gak tuh.


Untuk warnanya masih mirip sama yang original sih. Kalau yang original warna putih agak kebiruan, kalo yang lavender ini warnanya putih keunguan. Sesuai sama warna jar-nya.

laneige-water-sleeping-mask-lavender
biru (kiri) : original │ungu (kanan) : lavender

Ingredients

Water, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Cyclohexasiloxane, Trehalose, Sodium Hyaluronate, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Root Extract, Prunus Armeniaca (Apricot) Fruit Extract, Beta-glucan, Chenopodium Quinoa Seed Extract, Ascorbyl Glucoside, Magnesium Sulfate, Zinc Sulfate, Manganese Sulfate, Calcium Chloride, Potassium Alginate, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/ Vp Copolymer, Polysorbate 20, Dimethicone, Dimethiconol, Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Propanediol, Ethylhexylglycerin, Stearyl Behenate, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate, Hydroxypropyl Bispalmitamide Mea, Inulin Lauryl Carbamate, Alcohol, 1,2- hexanediol, Caprylyl Glycol, Carbomer, Tromethamine, Disodium Edta, Phenoxyethanol, Fragrance

How to use?

1. After washing the face at night, apply toner followed by emulsion before going to bed.
2. Apply an adequate amount (2.5cm diameter) on the nose tip, cheeks, forehead, and chin and enjoy the fragrance for 3 seconds.
3. Gently apply on the face in the direction of skin texture, starting from the inside of the face and working outward.
4. After the application is absorbed, go to bed without washing off (wash the face the next morning).

Mengikuti langkah diatas, urutan pakainya yaitu
Face wash - Toner - Emulsion - Laneige water sleeping mask


Pemakaian yang disarankan cukup 2-3 kali seminggu.

Saranku, skincare itu gak perlu saklek sih. Ga perlu adopt jadi sama persis. Yang penting, kamu paham apa yang diperlukan kulitmu. Silakan mau pakai dengan urutan yang seperti apa, yang pasti selama cocok di kulit, gak timbul masalah baru, berarti gak masalah. Aku sendiri selalu modify kok kalo kalo pake skincare. Yang penting nyaman dan kita enjoy waktu skincaring.

Nah aku sendiri pakai dengan urutan begini:

Face wash - Toner - Essence - Serum - Sleeping mask

Ingat ya, namanya juga sleeping mask, jadi pakainya harus malam hari. Bawa aja tidur semaleman, terus bilas pagi harinya.


Kadang kalau pas waktunya pake chemical peeling (AHA), aku skip serum. Karena serum yang aku punya cuma vitamin C, dan itu gak cocok di combine dengan AHA. Bisa over eksfoliasi. Nah urutannya jadi gini :

Face wash - Toner - Chemical Peeling (AHA) - Sleeping mask

Simple kan? Untuk produk-produk lain yang aku pakai, bisa baca lagi postinganku yang My Morning Skincare Routine dan Weekly Routine. Sudah aku tulis lengkap disitu.


My Impression


Dari pertama pake laneige water sleeping mask yang original memang udah klop. Meskipun sempet ragu, takut muncul masalah baru, tapi akhirnya malah jatuh cinta sih.

Sedikit cerita. Dulu awal - awal layering skincare sempet males, selain bikin muka berasa berat, kulit juga rasanya lengket. Maklum, dulu masih belum nemu formula skincare yang pas, dan adopt persis tanpa aku geser sedikitpun. Tapi makin kesini, udah mulai paham sih, produk apa aja yang cocok buat kulitku. Salah satunya laneige ini.


Aku sebelumnya pake yang varian original, udah habis 3 jar yang sample size. Sebenernya gak ada bedanya sih sama si lavender ini. Teksturnya sama persis. Waktu dipakai juga feelnya hampir sama. Cuma buat yang belum terbiasa pasti berasa aneh kalo pake masker semaleman. Memang sedikit menyisakan rasa licin di kulit, tapi abaikan aja, toh cuma mau dibawa tidur. 

Si laneige ini memang super combo. Cocok dipake bebarengan sama produk apapun. Hasil yang bener-bener combo waktu dipake bareng AHA. Seperti yang kita tau, AHA berfungsi jadi chemical eksfoliator. Bagian terburuk eksfoliasi adalah kulit jadi lebih sensitif dan dehidrasi. Makanya disarankan pake mositurizer untuk hidrasi kulit dan mencegah kulit sensitif karena efek mengelupasnya kulit mati. Kalau pake pelembab atau night cream mungkin berasa thick atau berat. Coba sekali-kali ganti cream malammu dengan sleeping mask ini. Teksturnya ringan, mudah diserap, dan yang pasti sangat melembabkan tanpa membuat muka terasa berat.

Meskipun anjuran pakainya cuma 2-3 kali seminggu, tapi udah terlanjur suka, dan bawannya seneng kan kalau bangun tidur muka jadi bener-bener keliatan sehat. Jadi aku seringkali pakai tiap hari. Dan gak kenapa-napa tuh. Aman. hihi. Bahkan ada referensi yang menyebutkan :

"Frekuensi penggunaan sleeping pack juga bergantung dari kebutuhan kulit kamu sendiri. Beberapa orang menggunakan sleeping pack setiap hari, setiap malam, namun ada pula yang menggunakan hanya beberapa kali dalam satu minggu. Beberapa sleeping pack dapat diserap sempurna layaknya moisturizer. Namun ada pula yang memiliki tekstur yang sangat pekat dan cenderung tidak meresap sehingga membuat tidak nyaman para penggunanya."
(Kerry Thompson, Coco Park : Korean Beauty Secrets: A Practical Guide to Cutting-Edge Skincare & Makeup)


Sekarang aku akan review satu per satu menurut claimsnya yaa


Pertama: Sleep tox
Claims pertama yaitu menyejukkan dan menutrisi kulit selama tidur.
Mungkin bukan menyejukkan kali ya. Yang aku rasain lebih ke calming. Jadi kalo muka lagi bener-bener sensitif, jerawatan, kena sunburn, ataupun lagi meradang, masker ini fungsi banget sih. Pakai malam hari di step terakhir skincare, nanti pagi hari kondisi muka bisa membaik. Bukan berarti jerawat langsung ilang atau kempes, tapi sekedar lebih kalem dan bengkak berkurang itu pun udah perubahan yang signifikan menurutku. 
Kalo ada sunburn yang bikin kulit panas dan sensitif, dia bisa jauh mengurangi dan sunburn juga lebih terkondisikan. Kalo ada kulit yang meradang, jadinya juga lebih kalem.
 
Kedua : Moisture Wrap
Salah satu tujuan utamaku skincaring yaitu buat melembabkan muka. Produk-produk yang aku pakai pasti seputar moisturizing dan hydrating. Karena salah satu tujuan utama layering skincare kan memang untuk melembabkan. Kalau ada yang masih males pakai skincare bertumpuk-tumpuk, coba pakai sleeping mask single use. Hanya dengan menjaga kelembaban kulit, pengaruhnya bisa keliatan banget lho. Nanti efeknya langsung bisa keliatan di pagi hari pas bangun tidur. Kulit jadi keliatan lebih berisi. Tone kulit bener-bener rata. Kulit keliatan fresh. Kalau muka kebetulan lagi berminyak, sleeping mask malah semacam mengurangi produksi minyak, dan muka jadi keliatan dewy di pagi harinya.
 
Ketiga : Sleepscent
Sleepscent memberikan efek yang menyegarkan terhadap kulit yang lelah sebelum tidur.

Fragrance dari laneige sleeping mask ini juga diclaim bisa jadi terapi tersendiri buat pemakainya, bahkan di cara pakainya sampai dituliskan secara detail. Saat meratakan produk, dianjurkan juga untuk menghirup fragrancenya selama 3 detik. Aku yang alergi sama wewangian pun jatuh cinta banget sama scentnya. Wanginya simple, gak 'nyegrak', gak bikin pusing, sangat calming, dan emang beneran bikin pikiran lebih tenang. Coba yang lagi galau banyak masalah, sering-sering hirup wanginya laneige ini, siapa tau teratasi. hihi joking.


Most Common Q & A

Bikin jerawatan gak sih?
Sama sekali enggak. tapi setiap kondisi kulit berbeda ya. Di kulitku enggak menimbulkan masalah baru sama sekali.

Ada proses purging gak?
Gak ada.

Bikin breakout gak?
So far udah pakai sekitar 5 bulan, dan alhamdulillah cocok-cocok aja tuh, gak ada tanda breakout.

Bikin komedoan gak?
Selama di pagi harinya kita cuci muka sampe bersih, komedo gak bakal muncul kok.

Komposisinya aman gak?
Silakan cermati sendiri yaa. Aku kutip dari cosdna





Conclusion

Overall, aku masih jatuh cinta sama sleeping mask ini. Dari tekstur, efeknya, dan wanginya aku suka banget. Kekurangannya, memang dia kadang masih menyisakan rasa licin saat dipakai, tapi gak begitu masalah kok, toh cuma dibawa tidur.

Untuk produknya kamu bisa beli secara online di berbagai platform onlineshop. Pokonya gampang banget dicarinya. Saran aja sih, ketimbang beli yang full size, lebih irit kalau beli yang sample size. 1 jar sample size bisa habis 1-2bulan dengan pemakaian 3 kali seminggu.



Sekian dulu ya review kali ini. Semoga bermanfaat :)


Laneige Water Sleeping Mask Lavender Review Laneige Water Sleeping Mask Lavender Review Reviewed by Dini Nh on March 24, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.